Layanan Prioritas

Perawatan Bayi NICU RSUD Labuang Baji Sulawesi Selatan

Layanan NICU (Neonatal Intensive Care Unit) RSUD Labuang baji adalah layanan perawatan intensif khusus untuk bayi baru lahir dengan masalah kesehatan serius yang memerlukan penanganan medis lanjutan, pengawasan ketat, dan peralatan medis canggih, guna menyelamatkan dan mendukung tumbuh kembang bayi.

Ruang Lingkup Layanan

Ruang Lingkup Layanan NICU (Neonatal Intensive Care Unit) mencakup berbagai aspek perawatan medis, penanganan kegawatdaruratan, serta dukungan menyeluruh bagi bayi baru lahir yang memerlukan perawatan intensif. Layanan ini bertujuan untuk menjaga, menstabilkan, dan mengoptimalkan kondisi kesehatan bayi yang lahir prematur, mengalami gangguan kesehatan serius, atau memiliki kelainan bawaan.

 

Berat Badan Lahir Rendah (BBLR)

Bayi dengan berat lahir kurang dari 2.500 gram dikategorikan sebagai BBLR. Semakin kecil berat badannya (misalnya < 1.500 gram atau disebut sangat rendah), semakin tinggi risiko komplikasi dan kebutuhan perawatan intensif.

Gangguan Pernapasan

Beberapa gangguan pernapasan pada bayi baru lahir yang memerlukan NICU meliputi:

  • Respiratory Distress Syndrome (RDS) akibat kekurangan surfaktan, umum pada bayi prematur.
  • Transient Tachypnea of the Newborn (TTN), kondisi sementara dengan napas cepat.
  • Pneumonia atau infeksi paru-paru.
  • Bayi yang memerlukan bantuan pernapasan (ventilator atau CPAP).
  • Asfiksia Neonatorum kondisi kekurangan oksigen yang dialami bayi saat proses persalinan atau segera setelah lahir.

Infeksi Neonatal atau Sepsis

Infeksi sistemik yang menyerang bayi baru lahir dapat berakibat fatal bila tidak segera diobati. Gejala termasuk suhu tubuh tidak stabil, kesulitan menyusu, lesu, atau napas cepat. Infeksi dapat berasal dari ibu (intrauterin) atau dari lingkungan (nosokomial).

Hipoglikemia (Gula Darah Rendah)

Bayi baru lahir, terutama dari ibu dengan diabetes atau bayi prematur, berisiko mengalami kadar gula darah rendah. Hipoglikemia yang berat dapat menyebabkan kejang atau kerusakan otak.

Kelainan Bawaan (Kongenital)

Bayi dengan kelainan struktural atau fungsional yang memerlukan intervensi segera, seperti:

  • Kelainan jantung bawaan (misalnya Tetralogy of Fallot,Transposisi Arteri Besar)
  • Kelainan saluran cerna (misalnya atresia usus)
  • Kelainan sistem saraf (misalnya spina bifida)

Ikterus Neonatal Berat (Hiperbilirubinemia)

Bayi dengan kadar bilirubin yang sangat tinggi, terutama bila berisiko mengalami kernikterus (kerusakan otak akibat bilirubin), memerlukan terapi intensif di NICU, seperti fototerapi intensif.

Gangguan Jantung dan Sirkulasi

Bayi dengan tekanan darah rendah, gangguan irama jantung, atau gagal jantung neonatus memerlukan pemantauan intensif dan terapi medis lanjutan.

Bayi dari Kehamilan Risiko Tinggi

Bayi yang dilahirkan oleh ibu dengan kondisi seperti:

  • Preeklampsia atau eklampsia
  • Diabetes gestasional
    Infeksi intrauterin (TORCH)
  • Kehamilan ganda (kembar dua atau lebih)
  • Riwayat komplikasi pada kehamilan sebelumnya
  • Penyakit Seks menular

 

Oksigenasi dan Terapi Oksigen

Memberikan oksigen tambahan kepada bayi yang mengalami gangguan pernapasan atau kadar oksigen rendah. Terapi ini mencakup berbagai metode seperti pemberian oksigen melalui kanula hidung (nasal O₂), High Flow Nasal Cannula (HFNC), Continuous Positive Airway Pressure (CPAP), dan ventilator mekanik sesuai dengan tingkat keparahan kondisi bayi.

Fototerapi

 Terapi cahaya untuk mengatasi ikterus neonatorum (bayi kuning).

Inkubator dan Infant Warmer

 Menjaga suhu tubuh bayi tetap stabil.

Pemantauan Intensif

 Meliputi pemantauan EKG, pulse oksimetri, dan parameter vital lainnya.

Resusitasi Neonatal

 Tindakan darurat untuk bayi yang memerlukan bantuan pernapasan segera.

Pemberian Nutrisi

Melalui infus atau selang nasogastrik untuk bayi yang tidak dapat menyusui langsung.

Perawatan Metode Kanguru (PMK),

suatu metode perawatan bayi baru lahir, khususnya bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) dan prematur, yang dilakukan dengan cara menempatkan bayi dalam posisi tegak di dada ibu atau ayah sehingga terjadi kontak langsung kulit ke kulit (skin-to-skin contact). Metode ini bertujuan untuk menstabilkan suhu tubuh, detak jantung, dan pernapasan bayi, sekaligus memperkuat ikatan emosional dan meningkatkan keberhasilan menyusui.

Pemeriksaan Laboratorium

 untuk memantau kondisi klinis bayi secara menyeluruh, mendeteksi adanya infeksi, gangguan metabolik, dan menilai fungsi organ vital seperti ginjal, hati, dan paru-paru.

Pemeriksaan Radiologi,

untuk mendeteksi kelainan atau komplikasi yang mungkin tidak terlihat pada pemeriksaan klinis. Setiap pemeriksaan radiologi di NICU dilakukan berdasarkan indikasi medis yang spesifik.

Dukungan Keluarga dan Edukasi

 Memberikan informasi dan dukungan emosional kepada orang tua.

 

Teknologi medis/ fasilitas medis

  • Ventilator : 6 Unit
  • CPAP/Oxygen Mixer : 7 Unit
  • USG portable : 1 Unit
  • Amplito EEG : 1 Unit
  • Blankterol : 1 Unit
  • AGD Portable : 1 Unit
  • NIRS/Near-Infrared
  • Spectroscopy : 1 Unit
  • T-Piece Resusitator : 2 Unit
  • Blue light : 3 Unit
  • Incubator : 7 Unit
  • Infant warmer : 7 Unit
  • Ambubag : 2 Unit
  • Nebulizer : 1 Unit

 

Dokter Anak yang menangani :

dr. Besse Sarmila, Sp.A(K)
Spesialis Anak

dr. Hj. Rahmi Rahim, Sp.A
Spesialis Anak

dr. Hj. Maryam, Sp.A
Spesialis Anak

dr. Imelda, Sp.A, M.Kes
Spesialis Anak

dr. Hj. A. Hilda Novita, Sp.A, M.Kes
Spesialis Anak

 

Dokter pendukung yang berkaitan/rujukan :

  • Dokter Spesialis Anak (Konsultan Neonatologi)
  • Dokter Spesialis Jantung
  • Dokter Spesialis Bedah Saraf
  • Dokter Bedah Thorax Kardiovaskular
  • Dokter Bedah Ortopedi
  • Dokter Anestesi
  • Dokter Radiologi
  • Dokter Laboratorium

Jadwal Praktik Dokter

Jadwal praktik dokter anak  di klinik rawat jalan RSUD Labuang Baji Hari Senin – Sabtu, Pukul 08.00-16.00.

Untuk melihat jadwal dokter secara detail, silahkan mengunjungi laman layanan-spesialis di website kami. atau menghubungi kami dapat melalui pesan pada media sosial Instagram atau Tiktok kami atau pada kontak :

Gawat Darurat 0813-5553-8118
Humas/Pengaduan 081-626-0911