Layanan Prioritas

Layanan Neurologi RSUD Labuang Baji Sulawesi Selatan

Pelayanan neurologi adalah pelayanan medis yang dapat berupa pencegahan, diagnosis dan pengobatan gangguan sistem saraf, termasuk otak, sumsum tulang belakang, saraf tepi, dan otot. Dokter spesialis neurologi RSUD Labuang Baji menangani berbagai kondisi seperti stroke, sakit kepala, pusing, nyeri pinggang bawah dan kejang, serta melakukan berbagai pemeriksaan untuk mengevaluasi fungsi sistem saraf.

Ruang Lingkup Layanan

Instalasi Gawat Darurat

pelayanan medis darurat yang menangani gangguan neurologis, seperti stroke, kejang, dan gangguan saraf lainnya yang membutuhkan penanganan segera. IGD neurologi fokus pada penanganan cepat dan tepat untuk pasien dengan kondisi neurologis yang mengancam jiwa atau dapat menyebabkan kecacatan. Bebarapa ruang lingkup layanan neurologi di Instalasi Gawat Darurat :

pelayanan medis darurat yang menangani gangguan neurologis, seperti stroke, kejang, dan gangguan saraf lainnya yang membutuhkan penanganan segera. IGD neurologi fokus pada penanganan cepat dan tepat untuk pasien dengan kondisi neurologis yang mengancam jiwa atau dapat menyebabkan kecacatan. Bebarapa ruang lingkup layanan neurologi di Instalasi Gawat Darurat :

Stroke : Penanganan awal dan intervensi cepat pada kasus stroke, termasuk pemberian terapi trombolitik (jika memungkinkan) dan manajemen pasien stroke.

Trauma Kepala dan Tulang Belakang : Penanganan pasien dengan cedera kepala berat, cedera sumsum tulang belakang, dan kondisi terkait.

Gangguan Sistem Saraf : Penanganan berbagai kondisi neurologi gawat darurat, seperti kejang, gangguan kesadaran, dan gangguan saraf lainnya.

Neuroinfeksi : Penanganan infeksi otak atau sumsum tulang belakang yang mengancam jiwa.

Neurofisiologi :
Pemeriksaan fungsi saraf, seperti EEG (Electroencephalography), EMG (Elektromiografi) dan pemeriksaan saraf perifer.

Neurorestorasi :
Usaha untuk memulihkan fungsi saraf yang terganggu akibat cedera atau penyakit.

Pelayanan Khusus Bencana :
Penanganan pasien neurologi yang menjadi korban bencana alam atau situasi darurat lainnya.

Intervensi Bedah : Pelaksanaan operasi otak atau tulang belakang yang diperlukan untuk kasus-kasus tertentu.

Rawat jalan

Ruang lingkup layanan neurologi di instalasi rawat jalan mencakup diagnosis, pengobatan, dan perawatan kelainan sistem saraf, baik saraf pusat (otak dan tulang belakang) maupun saraf tepi. Ini termasuk penanganan stroke, neuroinfeksi, gangguan neurofisiologi, neurorestorasi, gangguan fungsi luhur, dan gangguan saraf lainnya.

Unit Stroke / Rawat inap

Ruang lingkup layanan Unit Stroke meliputi penanganan pasien stroke akut, rehabilitasi fisik, terapi wicara, terapi okupasi, dan pengelolaan risiko stroke. Selain itu, juga dilakukan edukasi kepada pasien dan keluarga mengenai pemulihan dan pencegahan stroke. Unit Stroke juga memberikan layanan komprehensif seperti tindakan keperawatan khusus stroke, mobilisasi dini, tatalaksana menelan dan berkemih, serta tatalaksana gizi.

Ruang lingkup layanan Unit Stroke :

Penanganan Fase Akut Stroke :
Meliputi tindakan medis untuk mengendalikan stroke, seperti pemberian obat-obatan, pemeriksaan, dan pemantauan kondisi pasien.

Rehabilitasi Fisik : Membantu pasien memulihkan fungsi motorik yang terganggu, seperti gerakan tangan, kaki, dan tubuh.

Terapi Wicara :
Membantu pasien yang mengalami kesulitan berbicara atau menelan setelah stroke.

Terapi Okupasi :
Membantu pasien melakukan aktivitas sehari-hari, seperti makan, berpakaian, dan mandi.

Pengelolaan Risiko Stroke : Memberikan edukasi kepada pasien dan keluarga tentang faktor risiko stroke dan bagaimana mengendalikannya, seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan diabetes.

Perawatan Khusus :
Tindakan keperawatan mahir stroke, mobilisasi sedini mungkin, tatalaksana menelan dan berkemih, serta tatalaksana gizi.

Discharge Planning :
Perencanaan pemulangan pasien setelah dirawat di unit stroke, termasuk perawatan di rumah dan tindak lanjut.

 

 

Instalasi Gawat Darurat :

  • Kesadaran menurun
  • Kejang-kejang
  • Sakit kepala berat
  • Kelumpuhan
  • Vertigo berat (pusing berputar)
  • Nyeri saraf tepi
  • Trauma cereberi (trauma otak)
  • Infeksi otak
  • Tumor otak
  • Gangguan berbicara dan berbahasa

 

Rawat jalan :

  • Stroke
  • Sakit kepala
  • Pusing
  • Gangguan saraf tepi
  • Gangguan tidur
  • Gangguan memori
  • tremor
  • Nyeri pinggang bawah
  • Kejang
  • Vertigo ringan
  • Nyeri pinggang bawah
  • Kejang
  • Vertigo ringan

 

Unit Stroke :

  • Stroke iskemik (stroke sumbatan)
  • Stroke hemoragik (stroke perdarahan)

 

Instalasi Gawat Darurat :

Layanan neurologi di instalasi gawat darurat (IGD) fokus pada penanganan kondisi darurat neurologis yang memerlukan penanganan segera. Ini meliputi diagnosis dan pengobatan awal untuk kondisi seperti stroke, epilepsi, migrain, sakit kepala hebat, atau cedera kepala yang mencurigakan. IGD juga berperan dalam penyaringan pasien neurologi yang memerlukan penanganan lanjutan di ICU atau rawat inap.

Rawat Jalan

  • Pemeriksaan Neurologi : Mengevaluasi fungsi sistem saraf, termasuk fungsi saraf otak, refleks, kekuatan otot,keseimbangan, koordinasi, fungsi kortikal luhur dan fungsi otonom
  • Pemeriksaan Elektrofisiologi (EEG, EMG, dan lainnya) : Membantu mendeteksi gangguan aktivitas listrik otak dan saraf.
  • Pemeriksaan Neuroimaging (CT Scan, MRI) : Membantu melihat struktur otak dan sumsum tulang belakang
  • Pemakaian TMS untuk merehabilitasi fungsi saraf
  • Pemakaian Brain Auditory wave : stimulai untuk perbaikan gelombang otak
  • USG musculoskeletal dan USG dopler arteri karotis

 

Unit Stroke

Layanan di unit stroke mencakup diagnosa, pengobatan, dan rehabilitasi pasien stroke. Layanan ini meliputi penanganan cepat dan tepat selama fase akut stroke, penggunaan pendekatan medis terkini, dan rehabilitasi untuk memulihkan fungsi yang hilang.

 

Rawat Jalan dan Instalasi gawat Darurat

  • EEG (Electroencephalography) adalah pemeriksaan untuk merekam aktivitas listrik di otak.
  • USG MUSKULOSKELETAL : memeriksa dan mendiagnosis masalah pada otot, tulang, tendon, ligamen, dan jaringan lunak sekitar sendi. Pemeriksaan ini membantu dokter untuk melihat struktur muskuloskeletal, menentukan jenis cedera atau kondisi, dan memantau perkembangan penyakit
  • USG dopler arteri karotis
  • TMS (Transcranial magnetic stimulation) menggunakan medan magnet untuk merangsang sel-sel saraf di otak.
  • EMG (Elektromiografi) adalah tes yang mengukur aktivitas listrik otot dan saraf untuk mengevaluasi fungsinya. Tes ini dapat membantu mendeteksi gangguan pada otot, saraf, atau transmisi sinyal saraf ke otot
  • BRAIN AUDITORY STIMULATION adalah Stimulasi auditori pada sistem saraf otak bertujuan untuk merangsang aktivitas otak melalui suara atau bunyi. Stimulasi ini dapat digunakan untuk berbagai tujuan, seperti meningkatkan fungsi.

 

Unit Stroke

  •  9 (Sembilan) tempat tidur ,
  • Monitor
  • Syringe pump

 

Dr. Mimi Lotisna, Sp. N (K) NI
Spesialis Saraf

Dr. Ummu Atiah, Sp.N (K) NRE
Spesialis Saraf

DR. Dr. Nurussyariah Hammado, Sp. N (K) FIPM ,M. AppSci, M.NeuroSci
Spesialis Saraf

Dr. Raissa Alfaathir Heri, Sp.N FICU
Spesialis Saraf

Jadwal Praktik Dokter

Jadwal praktik dokter Saraf di klinik rawat jalan RSUD Labuang Baji Hari Senin – Sabtu, Pukul 08.00-16.00.

Untuk melihat jadwal dokter secara detail, silahkan mengunjungi laman dokter spesialis di website kami. atau menghubungi kami dapat melalui pesan pada media sosial Instagram atau Tiktok kami atau pada kontak :

Gawat Darurat 0813-5553-8118
Humas/Pengaduan 081-626-0911