Berita SULSEL

RSUD Labuang Baji: Menorehkan Pencapaian Kinerja Unggul Rumah Sakit di Sulawesi Selatan

RSUD Labuang Baji: Menorehkan Pencapaian Kinerja Unggul Rumah Sakit di Sulawesi Selatan. 

MAKASSAR-  RSUD Labuang Baji, sebagai salah satu rumah sakit unggulan Provinsi Sulawesi Selatan, terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat. Dengan visi “Menjadi Rumah Sakit Unggulan Provinsi yang Inovatif dan Kompetitif Tahun 2024,” RSUD Labuang Baji terus berkembang dan beradaptasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan yang bermutu tinggi.

Dalam perjalanannya, rumah sakit ini mendorong misi besar untuk mewujudkan pelayanan prima yang inovatif, mengembangkan profesionalisme SDM yang kompetitif, menyediakan sarana dan prasarana berkualitas, serta meningkatkan efektivitas dan efisiensi anggaran rumah sakit guna mendukung pelayanan kuratif bagi masyarakat Sulawesi Selatan.

Pada tahun 2024, RSUD Labuang Baji juga turut serta dalam mendukung program kesehatan yang dicanangkan Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, terkait penurunan angka stunting di Sulawesi Selatan melalui upaya preventif, promotif, dan intervensi pada beberapa kabupaten di wilayah Sulawesi Selatan

Pada bentuk kegiatan sosial pun dilaksanakan RSUD Labuang Baji dalam upaya bantuan kemanusiaan mengeksistensikan kehadiran Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam membantu korban bencana alam khususnya di Sulawesi Selatan , baik itu memberikan bantuan materil maupun menurunkan Tim Kesehatan guna memberikan support sebesar-besarnya bagi korban bencana alam seperti banjir yang terjadi pada beberapa kabupaten di Sulawesi Selatan pada akhir tahun 2023.

Tak hanya itu, Pembangunan mentalitas dengan basis keagamaan yang menjadi kampanye yang selalu didengungkan oleh Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan seperti zikir pagi untuk umat muslim dan ibadah pagi non muslim setiap 4 (empat) hari dalam seminggu, termasuk didalamnya sedekah seribu juga digalakkan dan dilaksanakan di lingkungan RSUD Labuang Baji yang diikuti oleh manajemen, karyawan, dan pengunjung rumah sakit. Kegiatan ini tentunya juga dapat memberikan nilai manfaat dalam kesembuhan pasien dan kesiapan mental untuk tenaga kesehatan mengahadapi tugas keseharian dalam melayani masyarakat.

Selanjutnya, sebagai rumah sakit yang menjadi salah satu ujung tombak program pemerintah dibidang kesehatan yang terakreditasi paripurna, RSUD Labuang Baji terus mengedepankan layanan kesehatan yang inovatif dan profesional untuk seluruh lapisan masyarakat. Hal ini diwujudkan melalui sektor pengelolaan layanan kesehatan rumah sakit, penambahan fasilitas kesehatan, pengelolaan keuangan, peningkatan kemampuan sumber daya manusia, serta pengembangan teknologi informasi, dan inovasi layanan. Upaya ini terus dimaksimalkan, menghasilkan berbagai pencapaian selama tahun 2024. Berikut beberapa pencapaian tersebut ;

Pengelolaan Pelayanan

Pengelolaan pelayanan RSUD Labuang Baji kini telah memiliki 50  Jenis layanan diantaranya 35  Layanan medik, 3  Layanan Penunjang Medik dan 12  layanan penunjang non medik yang kini terus memberikan pelayanan pada masyarakat dan terus mendukung capaian peningkatan penanganan pasien.

Dapat dilihat dalam penanganan pasien rawat jalan, rawat inap dan IGD yang meningkat dari tahun 2023 ke tahun 2024. Untuk kunjungan pasien rawat jalan pada tahun 2023 sebanyak 52.909 pasien dan mengalami kenaikan pada tahun 2024 sebanyak 64.644 pasien (20.3%).

Hal serupa pada pasien rawat inap jumlah kunjungan pada tahun 2023 sebanyak 9.826 pasien, mengalami peningkatan sebesar 5% pada tahun 2024 dengan jumlah pasien sebanyak 10.375 pasien. Dan untuk pasien IGD pada tahun 2023 sebesar 11.769 pasien mengalami peningkatan 5.78% pada tahun 2024 dengan jumlah pasein 12.450 pasien.

Capaian indikator layanan berdasarkan standar Kementerian Kesehatan RI Tahun 2005 ;

  • Pencapaian BOR (Bed Occupancy Rate) di bulan November 2024 sudah berada dalam rentang standar capaian (60–85%) dengan hasil 64.91%, yang menunjukkan tingkat hunian tempat tidur yang optimal, tidak terlalu rendah dan tidak terlalu tinggi. Di bulan Desember 2024, terjadi sedikit penurunan menjadi 60.63%, tetapi masih berada dalam rentang standar nasional.
  • Capaian LOS (Length of Stay)menunjukkan adanya efisiensi perawatan yang lebih baik ini terlihat dari capaian rata-rata dibawah standar, ini terlihat dari jumlah standar inap 6-9 hari per desember pasien di RSUD Labuang Baji hanya membutuhkan rata-rata 4,6 – 4,7 hari.
  • Pada bulan November 2024, pencapaian BTO adalah 43.27 kali, yang berada dalam rentang standar capaian (40–50 kali), menunjukkan bahwa perputaran tempat tidur berjalan dengan baik.
  • Sementara jumlah NDR (Net Death Rate) masih menyentuh 40,61/ 1000 dengan standar 25/1000 dan jumlah GDR (Gross Death Rate) 47,23/1000 dengan standar 45/1000. Hal ini tentu masih menjadi tantangan tersendiri RSUD Labuang Baji kedepannya

Penambahan dan Pemanfaatan Teknologi Kesehatan

Dalam menunjang layanan secara maksimal, perkembangan kuantitas dan kualitas alat teknologi kesehatan juga tentunya menjadi upaya RSUD Labuang Baji memberikan keakuratan dalam menegakkan diagnose medik yang mendukung upaya pemulihan atau kesembuhan pasien. Beberapa alat terbaru yang kini tersedia di rumah sakit RSUD Labuang Baji terbaru antara lain :

  • MRI (Magnetic Resonance Imaging) adalah pemeriksaan medis yang menggunakan gelombang radio dan medan magnet untuk menghasilkan gambar yang lebih detail padabagian dalam tubuh,
  • ESWL (Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy) adalah prosedur untuk memecah batu ginjal dengan gelombang kejut yang dihasilkan oleh mesin lithotripter,
  • Mammografi adalah pemeriksaan payudara menggunakan sinar-X berenergi rendah untuk mendeteksi kelainan pada payudara,
  • Fototerapi Kulit adalah metode perawatan kulit dan rambut yang menggunakan energi cahaya untuk mengatasi berbagai masalah kecantikan kulit,
  • Urologi set yakni alat bedah dan ukurannya yang digunakan untuk operasi ginjal dan jaringan sekitarnya,
  • Berbagai alat terbaru laboratorium dan lain-lain.

Tidak hanya yang tersebut diatas, RSUD Labuang Baji kini telah mengupayakan berbagai Langkah penggunaan teknologi yang hampir tercapai secara maksimal penggunaannya yakni :

  • Penggunaan SimRS (Sistem Informasi Rumah Sakit) yang terintegrasi langsung ke BPJS Kesehatan yang hampir secara maksimal mencakup seluruh layanan rumah sakit
  • Layanan anjungan pendaftaran pasien mandiri. Pelayanan ini memudahkan pasien mendaftarkan diri secara online dan siap dan langsung bisa terlayani di poliklinik RSUD Labuang Baji

Pengelolaan Keuangan

Dalam pengelolaan rumah sakit dibutuhkan pengelolaan keuangan yang tentu dijalankan secara maksimal oleh manajemen RSUD Labuang Baji pada tahun 2024 dalam upaya menghimpun pendapatan dan mendukung pelayanan rumah sakit :

Dari data keuangan yang dirilis oleh bidang keuangan RSUD Labuang Baji, target yang diberikan oleh pemerintah Sulawesi Selatan yakni sebesar Rp.75.000.000.000.

Terealisasi mencapai Rp. 81.360.215.506 sehingga pendapatan pada tahun 2024 yakni sebesar Rp. 6.360. 215.506 atau mencapai angka 108% dari total target yang direncanakan.

Sementara Realisasi Anggaran dari Rp. 81.721.151.936 terealisasi sebesar Rp. 78.624. 403. 984 atau sebesar 96.2 %, sehingga sisa anggaran mencapai Rp.3.096.747.952.

Pengembangan Layanan

Dalam pengelolaan rumah sakit dibutuhkan pengelolaan keuangan yang tentu dijalankan secara maksimal oleh manajemen RSUD Labuang Baji pada tahun 2024 dalam upaya menghimpun pendapatan dan mendukung pelayanan rumah sakit :

  • Pelayanan Telemedicine Sipakabaji. pelayanan kesehatan yang menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk menyediakan layanan medis dan kesehatan jarak jauh menjawab tantangan masa depan. RSUD Labuang Baji secara serius mengupayakan unit layanan ini yang telah disimulasikan dibeberapa rumah sakit beberapa kabupaten se-Sulawesi Selatan,
  • Pelayanan Bedah Plastik yang bersifat khusus (Rekonstruksi dan Kosmetik).
  • Layanan respiratory intensive care unit (ricu) yang merupakan ruang perawatan intensif untuk pasien dengan penyakit pernafasan atau penyakit pernafasan yang disebabkan oleh gangguan organ lain. Layanan ini akan menjadi layanan pertama di Indonesia Timur.

Pendidikan dan Latihan Sebagai Rumah Sakit Pendidikan

Pada tahun 2024, Sebagai rumah sakit pendidikan UPT RSUD Labuang Baji telah melayani mahasiswa dengan berbagai tingkatan jenjang dan profesi dari berbagai kampus di Sulawesi Selatan. Data terakhir dari Bidang Diklat dan pelatihan tercatat 2023 mahasiswa melaksanakan praktek klinik, Koas dan Residen 2019 mahasiswa, sementara yang melaksanakan penelitian sebanyak 370 Mahasiswa.

RSUD Labuang Baji berharap dapat memfasilitasi penyelenggaraan kegiatan pendidikan dan pelatihan mahasiwa guna mendorong kemampuan sumbardaya manusia kesehatan lebih baik lagi di masa depan.

Pengukuran Kinerja Dengan Metode Balanced Scorecard 

Pada tahun 2024, UPT RSUD Labuang Baji berhasil meraih total skor 84.24 dalam penilaian kinerja berdasarkan metode Balanced Scorecard (BSC), yang menunjukkan pencapaian luar biasa dalam berbagai aspek kinerja rumah sakit.

Dengan skor ini, RSUD Labuang Baji memperoleh predikat Sangat Baik (A), yang mencerminkan keberhasilan dalam memenuhi target dan indikator yang telah ditetapkan pada empat perspektif utama: Keuangan, Pelanggan, Proses Internal, dan Pembelajaran serta Pertumbuhan. 

Setiap perspektif tersebut dilengkapi dengan lima indikator kinerja yang relevan untuk mengukur efektivitas dan efisiensi rumah sakit secara menyeluruh. Dengan menggunakan metode BSC ini, rumah sakit dapat memantau dan mengevaluasi kinerja secara menyeluruh melalui berbagai perspektif, sehingga dapat mengambil langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan, efisiensi operasional, dan kepuasan pasien di tahun 2025.

Survey Kepuasan Masyarakat

Dengan berbagai pencapaian yang telah diraih, RSUD Labuang Baji tetap berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat. Pada tahun 2024, Pusat Penelitian Opini Publik Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Hasanuddin merilis hasil survei kepuasan masyarakat terhadap RSUD Labuang Baji, dengan tingkat kepuasan yang mencapai angka 94,35%. Hasil ini juga telah diverifikasi oleh PEKPPP (Pengawasan dan Evaluasi Kinerja Pelayanan Publik) KEMENPAN RI serta Ombudsman Indonesia.

Torehan Penghargaan

Pada tahun 2024, RSUD Labuang Baji meraih beberapa penghargaan bergengsi, di antaranya:

  1. Predikat Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik (Ombudsman) 2024: Nilai 94,1 (Zona Hijau Kualitas Tinggi),
  2. Pengelolaan Humas dan Media Sosial Rumah Sakit Terbaik Sulawesi Selatan 2024,
  3. Peringkat Tertinggi Keterbukaan Informasi Publik pada Badan Publik (Komisi Informasi Provinsi Sulawesi Selatan),
  4. 1st Most Active Hospital Facebook – Perkumpulan Humas Rumah Sakit Indonesia (PERHUMASRI) 2024.

Seiring dengan berbagai pencapaian yang telah diraih, RSUD Labuang Baji terus berbenah dan berinovasi untuk memberikan pelayanan terbaik, mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, serta mewujudkan visi menjadi rumah sakit unggulan yang inovatif dan kompetitif Provinsi Sulawesi Selatan. Dengan komitmen ini, RSUD Labuang Baji berharap dapat menjadi pilihan utama masyarakat dalam layanan kesehatan yang bermutu tinggi pada tahun 2025 dan seterusnya.

Text & Dokumentasi : Pemasaran & Humas UPT RSUD Labuang Baji SULSEL

Bagikan