Layanan Unggulan

Layanan Paru (Respirasi) dan TBC-RO RSUD Labuang Baji Sulawesi Selatan

RSUD Labuang Baji merupakan Rumah Sakit Rujukan Tuberkulosis Resisten Obat (TBCRO) yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sejak tahun 2011. Selain itu, layanan ini juga menangani berbagai gangguan pernapasan, baik akut maupun kronis, seperti asma, PPOK, bronkiektasis, infeksi paru, hingga gangguan paru lainnya.

Tujuan utama dari layanan ini adalah memberikan penanganan komprehensif dan berkesinambungan kepada pasien dengan kondisi paru dan TBC-RO, mulai dari
diagnosis, terapi, hingga rehabilitasi. RSUD Labuang Baji berkomitmen menjadi rumah
sakit rujukan yang terpercaya dan prima dalam menangani masalah paru dan TBC-RO di wilayah Sulawesi Selatan.

Capaian Pelayanan Tahun 2024:

  • 2.584 pasien dilayani melalui Poliklinik Paru
  • 1.941 pasien TB-RO ditangani melalui rawat jalan dan rawat inap
  • 1.120 pasien dirawat di Ruang Rawat Inap Infeksius Paru dan TBC-RO
Ruang Lingkup Layanan

Layanan Paru dan TBC-RO di RSUD Labuang Baji mencakup berbagai bentuk pelayanan komprehensif sebagai berikut:

Rawat Jalan

Meliputi konsultasi dan pemeriksaan oleh dokter spesialis paru maupun dokter
terlatih TBC-RO terhadap pasien dengan risiko gangguan paru, TB sensitif obat
(TBC-SO), maupun TB resisten obat (TBC-RO). Selain diagnosis dan penanganan
awal, layanan ini juga mencakup evaluasi berkala serta tindak lanjut terapi
berdasarkan kondisi klinis pasien.

Layanan juga mencakup tindakan diagnostik lanjutan seperti bronkoskopi, sesuai indikasi medis dari tim dokter. Untuk kenyamanan dan keamanan pasien, pelayanan dilakukan di poliklinik khusus yang dipisahkan dari layanan umum, dengan jadwal dokter setiap hari kerja.

Rawat Inap

Disediakan ruang rawat inap infeksius khusus dengan 28 tempat tidur, yang terbagi
atas:

  • 8 tempat tidur untuk pasien TBC-RO
  • 8 tempat tidur untuk pasien TBC-SO
  • 12 tempat tidur untuk pasien dengan gangguan paru umum

 

Seluruh ruang dilengkapi dengan protokol isolasi yang ketat untuk mencegah
penularan silang serta ditangani oleh tim medis berpengalaman.

Edukasi dan Pencegahan

Edukasi diberikan kepada pasien dan keluarga untuk meningkatkan pemahaman
tentang penyakit, pentingnya kepatuhan terhadap terapi, serta tindakan pencegahan penularan TB di lingkungan sekitar.

Edukasi dilaksanakan oleh tim medis, termasuk dokter dan perawat, serta Tim
Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS), melalui pendekatan interpersonal, media
cetak, dan audio visual.

Rehabilitasi dan Kolaborasi Komprehensif

Dalam rangka meningkatkan kualitas hidup pasien pasca pengobatan, layanan
rehabilitasi mencakup latihan fisik ringan, edukasi kesehatan, serta dukungan
psikososial, khususnya bagi pasien TBC-RO dan penyakit paru kronik.

Program ini dilaksanakan oleh tim multidisiplin RS dan didukung oleh organisasi
mitra seperti Yayasan Masyarakat Peduli TB dan Kareba Baji, yang menghadirkan
peer educator dan pendampingan untuk membantu pasien melalui tahapan
pengobatan dan pemulihan secara holistik.

Sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor, RSUD Labuang Baji juga telah bekerja
sama dengan Dinas Kesehatan Kota Makassar sebagai rumah sakit rujukan dari
Puskesmas di wilayah Kota Makassar, guna memastikan kesinambungan layanan
pasien dari tingkat primer ke tingkat lanjutan.

Layanan Penunjang dan Tindakan Diagnostik

Layanan didukung oleh fasilitas penunjang seperti laboratorium, radiologi, dan
tindakan diagnostik lanjutan seperti bronkoskopi, sesuai dengan indikasi medis
dari tim dokter. Bronkoskopi membantu dalam visualisasi langsung saluran napas
serta pengambilan sampel diagnostik untuk penegakan diagnosis yang lebih akurat.

 

Layanan ini menangani berbagai kondisi medis yang berkaitan dengan gangguan
pernapasan dan tuberkulosis, antara lain:

  • Sesak napas, batuk berkepanjangan
  • Infeksi paru seperti pneumonia dan bronkitis
  • Gangguan paru kronik, seperti PPOK, asma, dan bronkiektasis
  • Pemeriksaan lanjutan untuk mendeteksi kelainan pada paru-paru
  • Evaluasi pra-operasi bagi pasien dengan penyakit paru
  • Tuberkulosis Sensitif Obat (TBC-SO) dengan gejala seperti batuk lebih dari dua
    minggu, demam, penurunan berat badan, dan keringat malam
  • Tuberkulosis Resisten Obat (TBC-RO) atau TB yang tidak merespons pengobatan
    standar, dengan risiko kekambuhan tinggi dan perlu terapi intensif
  • Pasien dengan hasil skrining positif dari fasilitas rujukan yang memerlukan
    konfirmasi diagnosis atau terapi lanjutan

 

Pemeriksaan dan Diagnosis

Layanan diagnostik untuk memastikan jenis dan tingkat keparahan gangguan paru
dan TBC-RO, meliputi:

  • Konsultasi dan pemeriksaan klinis oleh dokter spesialis paru dan dokter terlatih
    TBC-RO
  • Pemeriksaan radiologi seperti Rontgen thorax
  • Spirometri untuk evaluasi fungsi paru
  • Pemeriksaan dahak menggunakan Tes Cepat Molekuler (TCM/GenXpert)
  • Pemeriksaan laboratorium penunjang lainnya
  • Bronkoskopi untuk visualisasi saluran napas dan pengambilan sampel jaringan
    atau lendir (sesuai indikasi)

 

Tindakan Intervensi dan Bedah

Tindakan medis untuk diagnosis lanjutan atau penanganan kondisi yang
memerlukan intervensi langsung:

  • Bronkoskopi diagnostik dan terapeutik
  • Prosedur evakuasi sekret atau benda asing di saluran napas (jika diperlukan)
  • Tindakan suportif lainnya pada pasien dengan komplikasi infeksi berat

 

Tindakan atau Terapi Non-invasif

Terapi dan penanganan konservatif terhadap gangguan pernapasan atau TB:

  • Edukasi dan manajemen penyakit paru kronik (seperti PPOK dan asma)
  • Terapi farmakologis TBC-SO dan TBC-RO sesuai standar nasional
  • Rehabilitasi pernapasan (latihan fisik ringan dan dukungan psikososial)
  • Pemantauan dan evaluasi terapi secara berkala
  • Terapi suportif untuk pasien dengan gangguan napas ringan hingga sedang
    Rawat inap infeksius untuk pasien dengan kondisi berat
  • Segera dikembangkan: Respiratory Intensive Care Unit (RICU) untuk pasien
    dengan gangguan napas berat yang membutuhkan pengawasan ketat

 

Fasilitas Diagnostik

Layanan Paru dan TBC-RO di RSUD Labuang Baji didukung oleh fasilitas diagnostik
yang lengkap untuk memastikan diagnosis yang tepat dan cepat, meliputi:

  • Spirometri – untuk menilai fungsi paru dan mendeteksi gangguan seperti PPOK
    dan asma
  • Bronkoskopi – prosedur endoskopi untuk melihat langsung saluran napas serta
    mengambil sampel jaringan atau lender
  • Tes Cepat Molekuler (TCM/GenXpert) – untuk mendeteksi keberadaan
    Mycobacterium tuberculosis dan resistensi terhadap Rifampisin dengan hasil
    yang cepat dan akurat
  • Rontgen Thorax – pemeriksaan pencitraan dada untuk mendeteksi infeksi atau
    kelainan struktur paru

 

Sarana Penunjang

Untuk mendukung efektivitas layanan, tersedia sarana penunjang terpadu:

  • Laboratorium Klinik – untuk analisis darah dan sputum sebagai pendukung
    diagnosis dan pemantauan terapi
  • Layanan Farmasi – menyediakan obat-obatan untuk TBC-SO, TBC-RO, serta
    terapi gangguan paru lainnya sesuai standar nasional
  • Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB) – terintegrasi penuh dengan Kementerian
    Kesehatan RI untuk pemantauan dan pelaporan kasus TB secara elektronik

 

DR. dr. Jamaluddin M, Sp.P(K), FAPSR
Spesialis Paru

dr. Sitti Munawwarah Mustari, Sp.P
Spesialis Paru

dr. MB Ratna Thahir
Dokter umum terlatih TBC-RO

Jadwal Praktik Dokter

Jadwal praktik dokter Paru di klinik rawat jalan RSUD Labuang Baji Hari Senin – Sabtu, Pukul 08.00-16.00.

Untuk melihat jadwal dokter secara detail, silahkan mengunjungi laman layanan spesialis di website kami. atau menghubungi kami dapat melalui pesan pada media sosial Instagram atau Tiktok kami atau pada kontak :

Gawat Darurat 0813-5553-8118
Humas/Pengaduan 081-626-0911